UKM PUNYA CERITA

Blognya Pelaku UKM seputar tips dan trik terbaru menjalankan bisnis dan blog review produk (ulasan)

Keripik Babeh – Keripik Singkong Asal Desa Purwadadi Subang Jawa Barat

Sudah banyak keripik singkong beredar di masyarakat yang lazim dipilih oleh penyuka kuliner sebagai cemilan. Termasuk di online, lewat marketplace – biasanya cemilan keripik singkong dibeli oleh pengguna internet. Dan hari ini, khasanah cemilan keripik singkong bertambah lagi ‘pemainnya’.

Keripik Babeh - Keripik Singkong Asal Desa Purwadadi Subang Jawa Barat

Adalah Keripik Babeh – Keripik Singkong Asal Desa Purwadadi Subang Jawa Barat yang ditemui penulis di sela-sela Pelatihan Kewirausahaan UMKM Se Jawa Barat di Balatkop kota Bandung beberapa waktu yang lalu (Rabu, 17/03) sudah melakukan bincang-bincang.
Pemilik Keripik Babeh adalah Kang Ari – masih bujang, anak sulung dari 3 bersaudara. Latar belakang, kenapa produk keripik singkongnya dinamai dengan Keripik Babeh. Alasannya sangat sederhana, pria berkacamata ini hanya karena biasa memanggil ayahnya dengan panggilan, “Babeh”. 
“Maka lahirlah produk Keripik Babeh,” tegas kang Ari.

Keripik Babeh – Keripik Singkong Asal Desa Purwadadi Subang Jawa Barat

Menyoal varian rasa dari Keripik Babeh, Kang Ari sudah mengolahnya menjadi empat pilihan rasa; original, balado, pedas dan jagung bakar.
“Produk kami 100% Keripik Singkong,” ujar Kang Ari dengan tegas.
Dari apa yang diungkapkan oleh Kang Ari saat percakapan kemarin bisa disimpulkan keberhasilannya dalam mendapatkan mitra bisnis dikarenakan ‘jemput bola’. 
“Saya datangi tempat-tempat calon mitra yang bersedia dititipi Keripik Babeh,” ungkapnya.
Dalam membuat skema bisnis, Kang Ari sudah membuat peraturan yang baku, seperti:
  • Penentuan harga jual sepenuhnya diserahkan kepada toko atau reseller.
  • Sistem konsinyasi penjualan alias barang dititip-jual.
  • Barang yang tidak terjual akan ditarik.
Keripik Babeh memiliki beberapa pilihan kemasan dengan berat yang berbeda-beda. Ada kemasan 30 g, 80 g, 200 g, 500 g hingga 1000 g.

BACA JUGA:  Pikyeum - Pelopor Keripik Peuyeum Bandung

Cakupan Pemasaran Keripik Singkong Babeh 

Usaha Keripik Babeh pertama kali dirintis oleh ayah Kang Ari pada Juni 2017. 
“Adapun saya mencoba untuk fokus membantu mengembangkan bisnis Keripik Babeh pada 2020,” cerita Ari kepada kami.
Pada awalnya, pemasaran Keripik Babeh hanya di sekitar wilayah Kabupaten Subang saja. Namun mulai bulan Juli 2020, pemasaran Keripik Babeh meluas dan berkembang ke Kabupaten serta Kota lain.
“Secara bertahap hingga hari ini sudah ada 10 Kabupaten yang menjual Keripik Singkong Babeh,” ucap Ari.
Keripik Babeh - Keripik Singkong

Cakupan 10 Kab/Kota tersebut, antara lain: 

(1) Kab. Subang

Kecamatan:
Purwadadi
Pagaden Barat
Binong
Kalijati
Dawuan
Patokbeusi
Cipunagara
Compreng
Kelurahan
Pasirkareumbi

(2) Kota Bandung

Kecamatan:
Antapani
Kiaracondong

(3) Kab. Indramayu

Kecamatan:
Haurgeulis

(4) Kab. Majalengka

Kecamatan:
Jatitujuh
Ligung

(5) Kab. Sumedang

Kecamatan:
Ujungjaya

(6) Kab. Garut

Kec. Malangbong

(7) Kab. Tasik

Kec. Pagerageung

(8) Kab. Ciamis

Kec. Cijeungjing
Kec. Banjarsari

(9) Kota Banjar

Kel. Mekarsari
Kel. Pataruman

(10) Kab. Pangandaran

Kec. Selasari
Kec. Langkaplancar
“Jadi dalam setiap penawaran saya berusaha untuk membuat mitra bisnis merasa tidak terbebani atau sama-sama untung,” tambahnya.
“Harga jual silakan disesuaikan dengan daya beli masyarakat sekitar saja. Dan kalau ada barang yang tidak terjual, pemilik toko tidak diharuskan membelinya,” pungkas Ari.
Ikuti kami di Instagram @ukmpunyacerita